Kiat Sukses Menurunkan Berat Badan Pada Obesitas

        
 

          Kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan ekonomi menumbuhkan lingkungan dengan pola hidup cenderung jarang gerak dan terbiasa makan makanan yang tinggi akan kalori dan lemak. Timbunan lemak dalam badan bisa terjadi karena energi asupan gizi yang dimakan setiap hari tidak setara dengan kalori yang dikeluarkan untuk aktivitas fisik. Kelebihan kalori disimpan sebagai cadangan energi yaitu lemak yang akan disimpan sebagai jaringan adiposa sehingga badan terlihat lebih gemuk dan obesitas. Obesitas atau kegemukan, selain menurunkan rasa percaya diri terkait dengan penampilan fisik, diketahui juga menambah efek berbagai penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus dan penyakit kardiovaskular.
          Mengatasi obesitas sangatlah diperlukan untuk mencegah risiko kesehatan. Karena itu upaya menurunkan berat badan menjadi keharusan yang harus dilakukan. Berbagai program diet pun bermunculan mulai dari yang instan hingga mengikuti gaya diet ekstrem.Menurut dosen Departemen gizi kesehatan fakultas kedokteran kesehatan Masyarakat (fkkmk) UGM,diet yang baik dan sehat dilakukan dengan mengatur pola makan dan asupan gizi yang seimbang.
          Menurunkan berat badan secara berlebihan itu sangatlah tidak baik.Titik berkurangnya berat badan mengakibatkan penurunan tekanan tekanan darah, kolesterol dan resistensi. Kebugaran dihitung per unit berat badan, jika lemak meningkat kebugaran akan menurun. Apabila dietnya benar maka berat badan dapat turun sekitar 0,5 sampai 1 kg dalam waktu 1 minggu.
           Kunci dalam menurunkan berat badan yang efektif dan sehat adalah melalui olahraga dan diet yang tepat dan teratur. Keduanya harus bisa berjalan bersamaan, tidak bisa hanya dengan olahraga atau hanya dengan diet saja. Ingat: Mindset yang diperlukan disini bukan masalah ingin kurus tapi ingin sehat. Artinya tidak ada jalan pintas untuk hidup yang sehat karena kamu harus sedikit demi sedikit mengubah pola hidupmu. Karena itu bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan, penting melakukan langkah-langkah berikut:
1. Perhatikan apa yang kamu makan
Makanan yang cocok untuk menurunkan berat badan adalah protein dan juga serat. Selain itu hindari karbohidrat (usahakan sekitar 20-50 gram per hari saja) dan batasi konsumsi gula dan garam berlebih. Coba untuk makan 2 – 3 kali sehari. Jika kamu mendapati dirimu lapar, maka tambahkan kudapan yang sehat.
Sementara itu pastikan kamu menjauhi diri dari jenis- jenis makanan berikut:
        1.Gula: Termasuk minuman bersoda, jus buah.
        2.Gandum olahan: Termasuk gandum, nasi, juga   roti, sereal, pasta.
        3.Lemak trans (Trans fat): Termasuk minyak             goreng  yang terhidrogenasi.
        4.Produk diet dan low-fat: Kebanyakan produk       dairy, sereal, biskuit sudah tidak mengandung           lemak tapi  masih mengandung gula.
 Turunkan tingkat karbohidrat sedikit demi                 sedikit sehingga mencapai target yaitu 20-50 gram    per hari. Selain itu, kamu masih boleh memakan karbohidrat seminggu sekali.
2. Sering olahraga
Cara cepat menurunkan bedan badan selanjutnya adalah dengan sering berolahraga. Diet hanya bisa membantu kamu agar berat badan tidak naik, tetapi diet harus diimbangi dengan olahraga yang benar. Olahraga yang benar bisa membangun otot (yang akan memperkuat metabolisme kamu) dan juga mengeluarkan energi atau kalori berlebih yang tersimpan dalam tubuh.
                  Oleh karena itu gaya hidup yang sehat tidak terbatas pada makanan dan olahraga saja.Gaya hidup yang sehat berarti memikirkan faktor-faktor lain yang mendukung kesehatan jiwa dan raga kita.Hal ini termasuk minum yang cukup, tidur yang cukup, dan menjaga mental agar tidak stress. 
Dengan itu,kita bisa menurunkan berat badan dengan baik dan teratur agar kita bisa tetap sehat demi tubuh kita.
 

     Sumber :

  Mansur Jauhari, Bambang Sutiyono, Ricky Susiono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat 1, SNPPM2020ST-104-SNPPM2020ST-107, 2020
Pearly Otis PO, Siti Hajar
Jurnal Kesehatan Pertiwi 2 (B), 23-30, 2020
 Widia Rachmawati, Ieva B Akbar, Yuli Susanti
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains 4 (1), 78-83, 2022
Terakhir diperbarui: 23 September 2022
Ditinjau oleh : dr. Merry Dame Cristy Pane


 serius. Jadi, usahakan agar berat badan kamu normal.

Komentar